Thermaltake TteSports Meka G1
Lebih dari sebuah identitas yang mendefinisikan seorang gamer, kehadiran peripheral gaming memang tumbuh menjadi entitas yang mulai tidak terpisahkan. Tidak hanya sekedar gimmick, sebagian besar peripheral ini memang didesain dengan sangat baik, bahkan cukup baik untuk memfasilitasi semua kebutuhan yang diperlukan oleh seorang gamer, apalagi bagi Anda yang menjadikan PC sebagai perangkat gaming utama. Fitur memang menjadi salah satu nilai jual yang paling utama, namun kebutuhan untuk mendapatkan pengalaman gaming paling nyaman menjadi bagian yang lebih penting. Hal tersebutlah yang tampaknya berusaha ditawarkan oleh keyboard gaming – Meka G1 dari jajaran produk Thermaltake TteSPORTS.Desain dan Fitur
Warna putihnya yang elegan dan bentuknya yang terlihat solid memang menjadi identitas bagi citra “gaming” Meka G1
Bagi Anda yang menjadikan kehadiran tombol makro keys dan kesempatan untuk kustomisasi sebagai standar keyboard gaming, maka Anda mungkin akan kecewa dengan Meka G1 ini. Ia hadir dengan fitur minim nan sederhana.
Kesederhanaan fungsi dan desain, ini mungkin menjadi kesan pertama yang Anda dapatkan ketika melihat bentuk yang ditawarkan oleh Thermaltake Meka G1 ini. Warna putih nan elegan yang membalut wujudnya yang terlihat solid memang menjadi identitas yang melekat kuat. Begitu sederhananya, hingga Thermaltake sendiri bahkan tidak menyuntikkan gimmick selain sebuah logo TtEsports yang tertera di sudut kanan keyboard. Tidak ada lampu LED yang akan menyala terang dengan keren ketika Anda tekan, tidak ada logo naga Thermaltake yang keren kecuali Anda memasang palm rest yang sudah disediakan. Walaupun demikian, tata letak tuts memang harus diakui ergonomis, setidaknya untuk memastikan kecepatan dan akurasi yang Anda butuhkan, baik untuk bermain game, untuk menantang tugas komputasi yang sederhana. Terlalu sederhana untuk sebuah keyboard gaming? Tunggu Anda hingga melihat fungsi lainnya.
Apa yang membuat sebuah keyboard pantas untuk mendapatkan predikat sebagai sebuah peripheral gaming? Jika Anda termasuk gamer yang mendefinisikannya lewat kehadiran beragam fungsi kustomisasi, maka Anda mungkin akan kecewa dengan kehadiran Thermaltake Meka G1 ini. Terlepas dari desain elegan, solid, dan ergonomis, kesederhanaan bentuknya juga harus berakhir pada minimnya fungsi kustomisasi yang ada. Meka G1 tidak menyuntikkan ekstra keys dan menyediakan kesempatan untuk menambahkan beragam fungsi makro yang memang terlihat esensial untuk beberapa genre gaming saat ini. Namun untungnya, Anda yang butuh untuk mengakses beragam fungsi multimedia secara instan masih diberikan shorcut instan yang dapat diakses dengan mudah. The weird part? They don’t even add the Windows button on it..
Thermaltake Meka G1, Seberapa Nyaman?
Thermaltake Meka G1, Seberapa nyaman?
As expected, desain mekanikal yang diterapkan membuat Meka G1 dapat diandalkan untuk ragam situasi gaming yang ada. Akurasi, kecepatan, dan feedback yang responsif cukup untuk mendukung kebutuhan gaming Anda.
Tidak ada ekstra keys untuk menyuntikkan beragam fungsi makro berarti juga menihilkan kehadiran drivers untuk mengeksekusi hal tersebut. Absennya gimmick visual dalam bentuk lampu sekalipun kian memperkuat alasan Thermaltake untuk tidak mengembangkan dukungan perangkat lunak sama sekali untuk Meka G1 ini. Salah satu nilai jual yang cukup menarik hanyalah kehadiran beragam port yang dibutuhkan untuk menjadikan keyboard ini sebagai “pelabuhan” bagi semua peripheral PC krusial Anda yang lain. Menyediakan dua ekstra port USB di sisi belakang, Thermaltake Meka G1 juga menyediakan port audio dan microphone untuk membantu Anda menciptakan lingkungan PC gaming yang lebih rapi.
Crysis 3 jadi tantangan yang dengan mudah ditaklukkan oleh Meka G1 ini.
The Ultimate Points: Cable Management!
Anda termasuk gamer yang sering mengeluhkan tata letak kabel yang seringkali berantakan? Meka G1 memberikan solusi yang tepat lewat konfigurasi monster cable-nya.
Memuat empat konektor, Anda bisa menyuntikkan perangkat audio dan peripheral gaming krusial Anda yang lain langsung ke Meka G1.
Minimnya fungsi dan fitur serta desain yang terlihat sangat sederhana memang membuat Meka G1 tidak terlihat begitu istimewa. Namun bagi Anda yang menginginkan tata ruang gaming personal Anda lebih rapi dan sedap dipandang mata, Meka G1 pantas menjadi alternatif pilihan yang menarik. Kita tidak sedang membicarakan warna putih elegannya yang unik dan mungkin terlihat “langka” jika Anda mencari peripheral yang bisa memenuhi kebutuhan Anda untuk tema tertentu, tetapi juga kesempatan untuk mengadaptasikan tata letak kabel yang lebih rapi. Diperkuat dengan sebuah monster cable yang sangat reliable, Meka G1 juga menyediakan empat konektor di bagian ujung untuk memenuhi, tidak hanya kebutuhan multimedia, tetapi juga memfasilitasi peripheral tambahan Anda yang berbasiskan USB. Daripada harus berhadapan dengan susunan kabel super kacau di meja Anda, Meka G Unit akan menjadi solusi instan untuk menciptakan atmosfer gaming yang setidaknya, lebih enak dipandang mata.
Kesimpulan
Terbatasnya fungsi dan fitur membuat Meka G1 tampil tak ubahnya sebuah keyboard mekanikal gaming standar tanpa keistimewaan. Satu-satunya kelebihan yang ada hanyalah kesempatan untuk mengatur tata letak kabel yang lebih baik. Satu hal yang pantas untuk dicatat, Thermaltake dapat membuat produk ini terlihat lebih kompetitif jika saja mereka menurunkan harga yang harus diakui, terlampau mahal dibandingkan dengan produk sejenis yang lain.
Apa yang bisa disimpulkan dari Thermaltake TtEsports Meka G1 ini? Terlepas dari desainnya yang elegan dan mekanisme mekanikalnya yang super nyaman dan reliable untuk semua fungsi gaming, keyboard ini harus diakui merupakan sebuah peripheral gaming sederhana yang akhirnya jatuh pada kualitas sebuah keyboard mekanikal standar lainnya. Selain kesempatan untuk cable management yang lebih baik dan rapi, hampir tidak ada nilai plus lain yang membuatnya lebih baik dan berbeda dengan peripheral serupa yang ditawarkan di industri game saat ini. Warna putihnya mungkin akan menjadi pilihan yang tepat jika Anda sedang membangun rig gaming dengan tema tertentu dan kebetulan menjadikan warna putih sebagai elemen utama yang tidak terpisahkan. Selain itu? Hampir tidak ada yang istimewa. Tanpa kemampuan untuk kustomisasi makro, backlighting, atau sekedar gimmick, tidak ada alasan untuk melihat Meka G1 ini sebagai sebuah produk yang luar biasa.
Masalah terbesar justru ada pada harga yang ditawarkan oleh Thermaltake, yang harus diakui terbilang mahal jika dibandingkand dengan produk kompetitor yang lain. Dengan fungsi yang terbatas dan keunikan yang minim, Thermaltake menawarkannya dalam kisaran harga USD 100 atau sekitar Rp 1.000.000,-an di Indonesia. Ini tentu saja menjadi range harga yang terlihat kurang menarik, mengingat tidak sedikit kompetitor lainnya yang mampu menawarkan produk serupa di kisaran harga yang lebih murah. Bahkan perbedaannya sendiri cukup signifikan. Jika saja Thermaltake berani untuk bermain di level harga yang sama, maka Meka G1 ini akan menjadi pesona yang akan mudah membuat gamer PC jatuh hati.
But otherwise, gotta admit, it’s still an awesome “standard” mechanical keyboard!
















0 komentar:
Posting Komentar